Minggu, 28 Oktober 2012

Obat stress

Memelihara Ikan Hias di Aquarium

Teman saya mempunyai seorang kakak, dia masih muda dan cukup bagus kariernya. Dan suatu saat dia mengalami sakit, lalu dibawalah ke dokter untuk berobat, dan kata teman saya selain meminum obat dokter tersebut menganjurkan membeli aquarium dan diisi ikan hias. Nah lho, aquarium dan ikan sebagai obat? 
Ternyata benar loh sobat - sobat, aquarium dapat menurunkan tingkat stress seseorang. Dengan melihat ikan akan membuat pikiran rileks sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan menormalkan detak jantung. Saya pun kalau sudah didepan aquarium akan betah berjam - jam, karena membuat kita tenang melihat keindahan warna, bentuk dan gerakan ikan hias. Bahkan bagi penderita penyakit jantung dan tekanan darah tinggi sangat dianjurkan untuk mempunyai binatang peliharaan... (tapi jangan tanya hubungannya kenapa yah, saya juga ngga paham hehe)

ikan mas koki mutiara tikus, gendut nan lucu

Oia sedikit saran, sebelum memiliki ikan hias sesuaikan dulu antara tingkat kesulitan memeliharanya dengan kemahiran  kita, karena alih - alih dapat membuat rileks, kalau ikannya mahal terus mati malah jadi stress nantinya :)


Selasa, 23 Oktober 2012

CURHAT EUY

CURHAT

Jenuh sekali yang sedang aku rasakan ketika itu dengan suasana kerja di kantorku. Perasaan tidak nyaman selalu menyelimuti hati ini. Maleeesss sekali. Terbersit dalam hati ini ingin mempunyai usaha sendiri, tapi apa gerangan yang cocok buat aku. Berpikir dan merenung untuk mendapatkan inspirasi bisnis. Suatu saat aku main ke tempat temanku di daerah Cijerah, disana ada teman lamaku. Biasalah karena lama tidak bertemu heboh rasanya waktu itu, dan setelah ngobrol kesana - kesini ternyata temanku punya farm kecil, dia membudidayakan Lobster Air Tawar jenis Clarkii. Karena baru pertama kali melihatnya aku merasa terheran udang kok bisa besar dengan warna merah yang menarik... Hati mulai tertarik dengan usaha ini,segala informasi aku kumpulkan dari teman ini dan akhirnya aku memutuskan untuk mencoba budidaya Red Claw.
Yang jadi pertanyaan dimana aku bisa dapat indukannya? Di saat itu tahun 2007 masih agak langka yang namanya modem USB dan koneksi internet masih terbilang mahal untuk rumahan, akhirnya aku menemukan informasi dari teman pamanku yang katanya di Gunung Batu Pasteur ada tempat pelatihan. Biaya pelatihan cukup lumayan mahal buatku, tapi ya namanya rejeki nomplok ada aja yang mensposoriku untuk ikut hehe... Trainernya seorang pengusaha Lobster Air Twar (LAT) yang cukup ternama dari Jakarta.
Dalam pelaksanaannya, budidaya LAT termasuk tidaklah sulit dari tahun 2007,2008,2009 sudah ribuan LAT aku besarkan, namun justru kendala di pembesaran yang membutuhkan lahan yang besar dan harga LAT yang semakin terjun bebas.
Akhirnya aku mencoba pelihara ikan hias, oktober 2009 aku membeli ikan palmas endlicherry, dulu aku beli di toko ikan yang berada di jalan Karapitan waktu itu sebesar cacing, dan sampai saat tulisan ini aku buat sudah mencapai 38cm... Ikan ini adalah ikan peliharaan terlama yang aku miliki. Lalu aku mencoba ternak ikan mas koki dan Alhamdulillah beberapa kali bisa aku jual ke toko ikan hias di Bandung. Dan terakhir aku bertemu dengan bos ikan dan dia memiliki aneka jenis cichlid yang memenuhi standar ekspor dan banyak item yang langka di pasaran lokal kita.... Aku sungguh beruntung dan inilah jalan yang Allah SWT tunjukkan kepadaku.... 
Hehe... demikian edisi curhat saya dan lain waktu akan saya ulas sedikit - demi sedikit pengalaman saya memelihara ikan, mudah mudahan kalau ada kawanku yang ingin memelihara ikan sekedar hobi atau ingin membudidayakan dapat dijadikan bahan pertimbangan.